Apa Itu Tantrum?

Tantrum adalah ledakan emosi yang juga disebut dengan temper tantrum, meltdown atau hissy fit. Biasanya dikaitkan dengan anak-anak atau mereka yang berada dalam tekanan emosional, yang biasanya ditandai dengan keras kepala, menangis, menjerit, kekerasan, menentang, mengomel dengan marah, perlawanan terhadap upaya pengamanan, dan, dalam beberapa kasus, memukul, dan perilaku kekerasan fisik lainnya. Kontrol fisik mungkin hilang; orang tersebut mungkin tidak bisa diam; dan bahkan jika “tujuan” orang tersebut terpenuhi, dia mungkin tidak akan tenang. Amukan dapat diekspresikan dalam suatu omelan: pidato yang berlarut-larut dan marah.

Tantrum Pada Balita

Amukan adalah salah satu bentuk perilaku bermasalah yang paling umum pada anak kecil, tetapi cenderung menurun dalam frekuensi dan intensitas seiring dengan bertambahnya usia anak. Untuk balita, ulah dapat dianggap normal, bahkan sebagai alat pengukur kekuatan karakter yang berkembang.

Anak Dengan Tantrum

Sementara amarah kadang-kadang dilihat sebagai prediktor perilaku anti-sosial di masa depan, dalam arti lain mereka hanya merupakan tanda frustrasi berlebihan yang sesuai dengan usia, dan akan berkurang seiring waktu karena penanganan yang tenang dan konsisten. Penahanan orang tua di mana seorang anak tidak dapat menahan dirinya sendiri — daripada apa yang anak itu tuntut menuntut — mungkin adalah apa yang benar-benar diperlukan.

Kecacatan intelektual

Beberapa orang yang memiliki gangguan kejiwaan seperti autisme, ADHD, dan cacat intelektual bisa lebih rentan terhadap tantrum daripada yang lain, meskipun siapa pun yang mengalami kerusakan otak (sementara atau permanen) dapat menderita tantrum. Siapa pun mungkin rentan terhadap kemarahan sesekali, terlepas dari jenis kelamin atau usia. Namun, kehancuran karena sensorik yang berlebihan (yang bahkan dialami oleh anak-anak neurotipikal) tidak sama dengan kemarahan.

Tanda-tanda Tantrum

Untuk gejala, biasanya anak atau balita yang menderita tantrum mengalami beberapa hal, seperti:

·         merengek

·         menangis, menjerit, dan berteriak

·         menendang dan memukul

·         menahan nafas mereka

·         menegang dan meronta-ronta tubuh mereka

Cara Menanggapi Anak Dengan Tantrum

Ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan ketika anak Anda mengalami tantrum, diantaranya adalah:

1. Tetap tenang

Penting untuk tetap tenang. Jika memungkinkan, jangan biarkan kemarahan anak Anda mengganggu apa yang Anda lakukan, dan jangan bereaksi dengan ancaman atau kemarahan. Ini membuat anak Anda tahu bahwa kemarahan bukanlah cara yang efektif untuk mendapatkan perhatian Anda atau mendapatkan apa yang mereka inginkan. Tunggu waktu tenang setelah amukan mereda untuk membahas perilaku anak Anda.

2. Abaikan Amukan

Jika memungkinkan, berpura-pura bahwa tidak ada yang terjadi. Jika anak Anda berada di tempat yang aman dan Anda merasa sulit untuk mengabaikannya, tinggalkan ruangan.

Namun, perilaku tertentu tidak boleh diabaikan, seperti menendang atau memukul orang lain, melemparkan benda-benda yang dapat menyebabkan kerusakan atau cedera, atau berteriak untuk waktu yang lama. Dalam situasi ini, lepaskan anak Anda dari lingkungan, bersama dengan benda apa pun yang bisa berbahaya. Secara verbal menguatkan bahwa perilaku semacam itu tidak dapat diterima.

3. Keluarkan Anak Anda dari Situasi

Jika Anda di rumah dan anak Anda tidak tenang, cobalah istirahat. Bawa mereka ke ruangan lain dan singkirkan apa pun yang bisa mengalihkan perhatian mereka. Jika Anda keluar di tempat umum, abaikan amarah kecuali jika anak Anda dalam bahaya melukai diri sendiri atau orang lain. Dalam hal ini, respons terbaik adalah menghentikan apa yang Anda lakukan, mengambil anak Anda, dan pergi.

4. Coba Gangguan

Terkadang, ia berfungsi menawarkan aktivitas atau objek lain kepada anak Anda, seperti buku atau mainan, atau membuat wajah konyol.

5. Akui Perilaku Baik

Tunjukkan persetujuan ketika anak Anda berperilaku baik. Ini akan memperkuat perilaku yang baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *